Blitar, 10 Juni 2025 — Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar bekerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Antemortem dan Postmortem Hewan Kurban.
Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 5–9 Juni 2025, dengan melibatkan 60 orang petugas yang terdiri dari dokter hewan dinas, dokter hewan PDHI, dan paramedik. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat sebelum disembelih dan bahwa produk hewan yang dihasilkan memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).
Pemeriksaan antemortem dilaksanakan pada 5 Juni 2025 di 21 kelurahan yang tersebar di Kota Blitar. Pemeriksaan dilakukan di berbagai lokasi seperti masjid, mushola, sekolah, rumah warga, instansi, serta di Rumah Potong Hewan (RPH) Dimoro.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh hewan kurban telah memenuhi syarat umur dan kesehatan, sehingga dinyatakan layak untuk disembelih.
Selanjutnya, pemeriksaan postmortem dilaksanakan mulai 6 hingga 9 Juni 2025 untuk memastikan daging dan organ hewan kurban yang telah disembelih dalam kondisi aman dan layak konsumsi. Berdasarkan data rekapitulasi, jumlah pemotongan hewan kurban tahun 2025 terdiri dari 532 ekor sapi, 1.461 ekor kambing, dan 55 ekor domba.
Kasus cacing hati (Fasciola hepatica) masih ditemukan pada beberapa sapi dan kambing, namun tidak ada penyakit menular (zoonosis) yang berbahaya bagi manusia. Dinas mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi hati yang terinfeksi, sementara daging dari hewan yang terinfeksi tetap aman untuk dikonsumsi setelah dimasak dengan benar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, [isi nama Kepala Dinas jika ingin ditambahkan], menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan masyarakat atas kerja sama dalam menjaga keamanan pangan asal hewan selama pelaksanaan kurban.
“Kami melihat adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan hewan kurban. Edukasi di lapangan terus kami lakukan agar pelaksanaan kurban ke depan semakin higienis, sesuai kaidah kesejahteraan hewan, dan menghasilkan daging yang benar-benar ASUH,” ujar beliau.
Melalui kegiatan pemeriksaan antemortem dan postmortem ini, diharapkan masyarakat Kota Blitar dapat menikmati daging kurban yang aman, sehat, dan berkualitas, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan hewan dalam setiap pelaksanaan kurban.
Berita Populer
by Administrator | 05 Nov 2025
by Administrator | 13 Mar 2024
by Administrator | 23 Sep 2024
by Administrator | 07 May 2024
by Administrator | 20 Sep 2024
by Administrator | 05 Nov 2025